Jumat, 13 April 2012

Untaian Kata Kehidupan part. 1

Diposting oleh Ayu Vinesya Yolisa di 20:46 0 komentar
Pernah di suatu hari seseorang bertanya padaku mengenai masa lalu, dia begitu terpuruk akan satu masa lalunya yang membuatnya merasa dihantui hingga sekarang.
A : Vin, kalo suatu hari kamu nemuin mesin waktu, apa hal yang ingin kamu perbaiki di masa lalu itu ?
B : Mesin waktu ? untuk apa ? biarlah semua yang terjadi menjadi untaian kisah kehidupan kita. Petik saja hikmah yang ada dan jangan lakukan hal yang sama untuk kedua kalinya. Kalo kamu sampe ngelakuin hal yang sama untuk kedua kalinya, itu sama saja kamu seperti keledai ! kamu tau keledai kan tentunya ?
A : Hm, aku tau. Tapi kok bisa kamu ngomong kayak itu ?
B : ( tertawa ) Aku memang baru berusia 15 tahun, bertingkah seperti anak kecil di depan banyak orang, membuat orang kesal bahkan benci akan semua tingkahku tapi itu semata-mata untuk melihat siapa saja orang yang tulus menjalin pertemanan denganku. Jika mereka tulus, aku akan tunjukkan sisi terbaikku, salah satunya bersikap dewasa.
A : Kenapa kamu nunjukkin kejelekan kamu di depan banyak orang ?
B : Aku bukan seorang yang munafik. Aku tunjukkan inilah diriku, lagian kalo kita nunjukkin sesuatu yang bagus dari diri kita apalagi itu berupa materi, aku yakin deh kalo gak bakalan lama berteman sama orang.
A : Iya juga ya. Makasih ya.
B : Kembali kasih juga :)

Jumat, 06 April 2012

Lembayung Senja

Diposting oleh Ayu Vinesya Yolisa di 21:14 0 komentar
Desir ombak bergemericik di indahnya sanubari
Memecah karang hati yang terisak
Mengisyaratkan hati yang perih akan keadaan
Mengalunkan nada kematian di kehidupan

Senja di ufuk barat memecah kemegahan pagi
Mengalunkan batas hidup yang segera usai
Membisikkan sang malaikat akan adanya kepergian

Akankah tertinggal bersama lembayung senja ?
Mengantarkan melodi kematian yang semakin dekat
Menyatakan awan hitam menghiasi alam raya
Memberikan rintik-rintik membasahi pusara

Akankah isak tangis mewarnai kenyataan ?
Memberikan arti cinta kasih sesungguhnya
Menawarkan sebuah kepahitan tiada tara
Mengutuk kehidupan dalam tawa palsu

Mungkin Tuhan menceritakan skenario terbaik-Nya
Dalam untaian takdir dan nasib
Dalam kisah lembayung senja
Ketika jiwa menutup usia slamanya
 

HALFDEVIANGEL Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos