Senin, 06 Januari 2014

Artikel: Museum, Rumah Sejarah Penuh Budaya

Diposting oleh Ayu Vinesya Yolisa di 07:51

Dewasa ini, siapapun pasti mengenal tempat dengan kumpulan benda-benda bersejarah yang seringkali kita sebut dengan museum. Rumah sejarah penuh budaya yang berisi benda-benda bersejarah dari jaman nenek moyang kita ini terkadang kurang mendapat perhatian lebih dari masyarakat sekitar. Dengan alasan yang beragam, mulai dari bosan, tidak menarik sampai dengan fasilitas yang tidak memadai pun menjadi topik yang sangat klasik bagi masyarakat sekitar untuk tidak mengunjungi museum. Padahal sebenarnya masyarakat harus lebih mengenal budaya sendiri dibandingkan budaya daerah maupun negara lain.

Hal ini bisa kita lihat dari kurangnya minat anak remaja masa kini terhadap kebudayaannya sendiri. Lalu dilanjutkan dengan kurangnya program dari sekolah untuk berkunjung ke museum. Padahal sekolah merupakan sarana pendidikan pertama yang seharusnya mengenalkan budaya daerah sendiri kepada remaja masa kini. Agar mereka lebih bisa menghargai dan menjaga warisan dari nenek moyang yang ada. Dan bila ditelaah lebih jauh, museum sekarang telah mengalami pemerosotan kunjungan.

Sangat disayangkan sekali  hal tersebut dapat terjadi. Padahal warisan budaya yang ada mampu membuat nama daerah tersebut maupun negara kita sendiri, Indonesia menjadi negara sejuta kebudayaan jika dilestarikan dengan baik oleh remaja yang merupakan generasi penerus bangsa melalui pengenalan dini melalui museum.

Dan jika diperhatikan lebih lanjut lagi, pengunjung yang datang ke museum bukan untuk melihat benda-benda sejarah yang ada disana, melainkan untuk sekadar berfoto atau hanya untuk riset karya ilmiah. Sebenarnya, perlu adanya perhatian lebih lagi oleh pemerintah untuk mengadakan program pengunjungan museum secara berkala untuk mengenalkan kembali kebudayaan daerah sendiri kepada remaja yang notabene adalah generasi penerus bangsa. Dan bila tidak diperkenalkan, negara Indonesia akan mengalami pencurian kebudayaan lagi oleh negara lain.

0 komentar:

Posting Komentar

 

HALFDEVIANGEL Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos